Home / berita umum / 9.552 Narapidana Di Jabar Dikabarkan Tidak Bisa Mencoblos Di Pemilu 2019

9.552 Narapidana Di Jabar Dikabarkan Tidak Bisa Mencoblos Di Pemilu 2019

9.552 Narapidana Di Jabar Dikabarkan Tidak Bisa Mencoblos Di Pemilu 2019 – Kantor Lokasi Kementerian Hukum serta HAM Jawa Barat (Ja-bar) menegaskan ada 9. 552 napi tak mengalirkan soal politiknya di Pemilu Serentak 2019. Mereka tidak masuk dalam jadwal pemilih konsisten (DPT) lantaran pelbagai soal, antara lainnya terhalang problem administrasi.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Ja-bar Liberti Sitinjak menjelaskan, dari keseluruhan 24. 328 masyarakat binaan yg menyebar, banyak napi yg dapat pilih sekitar 14. 776. Data itu di terima dari Komisi Penentuan Umum (KPU) H-1 implementasi pencoblosan.

” Bekasnya sekitar 9. 552 masyarakat binaan tak masuk jadwal pemilih konsisten (DPT) , ” tangkisnya di Bandung, Selasa (16/4) .

Ada bermacam elemen yg sebabkan banyak napi tak masuk dalam DPT. Seperti, Nomer Induk Kependudukan (NIK) yg tidak tercatat di KPU. Atau banyak yg baru kerjakan perekaman e-KTP.

Terkecuali itu, napi yg tidak masuk dalam DPT yaitu masyarakat negara asing bebas sebelum 17 April, dan masyarakat binaan tetap dibawah usia.

Dari data yg di terima, di Lapas Kelas I Banceuy 718 masyarakat binaan tak tercatat di Server KPU. Lantas di Lapas Kelas II Cibinong, 610 orang masyarakat binaan mempunyai NIK tetapi tak tercatat di server KPU serta 504 yang lain masuk tahanan baru.

Di Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon, ada 726 tak masuk jadwal pemilih. Di Rutan Bandung, ada 715 napi tak ada NIK hingga tak tercatat di server KPU.

About admin