Home / berita umum / Bagikan Formulir C6 Beserta Kartu Nama Caleg Dan Uang, Petugas Tangkap KPPS Di Tapin

Bagikan Formulir C6 Beserta Kartu Nama Caleg Dan Uang, Petugas Tangkap KPPS Di Tapin

Bagikan Formulir C6 Beserta Kartu Nama Caleg Dan Uang, Petugas Tangkap KPPS Di Tapin – Seseorang petugas kumpulan penyelenggara pungutan suara (KPPS) Kecamatan Salam Babaris, Tapin, Kalimantan Selatan, diamankan sehabis turut serta lakukan praktik politik uang dengan salah satunya calon legislatif. Petugas KPPS itu diamankan sehabis didapati bagikan uang serta kartu nama calon legislatif waktu bagikan surat undangan mencoblos terhadap masyarakat.

” Di Tapin ini yang disangka lakukan politik uang merupakan petugas KPPS bagikan formulir C6 bersama-sama kartu nama calon legislatif serta uang Rp 100 ribu, ” kata anggota Bawaslu Muhammad Affifudin waktu pertemuan wartawan di gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (16/4) .

Tim sukses calon legislatif itu ikut diamankan berkat lakukan politik uang. Sama dengan Undang-undang Pemilu Klausal 523 Ayat 2 banyak pemeran politik uang terancam pidana sangat lama 4 tahun atau denda sangat banyak Rp 48 juta.

” Kami berharap dengan operasi ini ada dampak kapok banyak pihak tidak untuk lakukan politik uang pada tanggal 17 April, ” ujarnya.

Awal kalinya, Bawaslu lakukan patroli mencegahan politik uang di waktu tenang. Patroli dijalankan sejak mulai Sabtu 13 April sampai 16 April nanti malam. Sekurang-kurangnya, Bawaslu sukses lakukan pengungkapan perkara politik uang sekitar 25 momen.

” Hingga sampai ini hari sejak mulai hari Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, kita tetap ada srmalam , pengawas pemilu udah atau udah menangap sekitar 25 perkara politik uang, ” jelas Afiffudin di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (16/4) .

Afif menyambung, pengungkapan 25 perkara itu berlangsung di 13 propinsi. Bawaslu mulai tingkat kabupaten serta kota lakukan patroli mencegahan politik uang.

” Propinsi dengan tangkapan paling banyak berlangsung di Jawa barat serta Sumut dengan perkara sekitar lima perkara.

Afif memahami, ada 22 perkara yang diekspos oleh pengawas TPS serta pengawas pemilu. Sesaat tiga perkara yang lain karena info dari polisi.

” 3 perkara info dari polisi merupakan tangkap tangan di Karo, Purworejo serta Papua. Selebihnya 22 dijalankan, diamankan oleh deretan pengawas pemilu, ” ujar ia .

Dari 22 perkara itu, bermacam barang untuk bukti sukses ditangkap oleh petugas patroli. Dimulai dengan uang, sembako hingga sampai deterjen. Barang untuk bukti dengan banyaknya uang paling banyak berlangsung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

” Dengan banyaknya 190 juta tempat praktek polik uang dalam rumah masyarakat serta tempat keramaian seperti pusat belanja, ” tegas Afif.

About admin