Home / berita umum / Bongkar Judi Dingdong Beromzet Miliaran di Kalbar, 13 Orang Jadi Tersangka

Bongkar Judi Dingdong Beromzet Miliaran di Kalbar, 13 Orang Jadi Tersangka

Bongkar Judi Dingdong Beromzet Miliaran di Kalbar, 13 Orang Jadi Tersangka – Polda Kalimantan Barat (Kalimantan barat) membuka praktek perjudian dingdong beromzet miliaran rupiah. Ada 13 orang yang jadikan terduga dalam masalah ini.

“Judi itu pelanggaran hukum yang laku di Indonesia hingga, jika seorang lakukan praktek perjudian, kepolisian akan lakukan penegakan hukum seperti amanat undang-undang,” kata Kapolda Kalimantan barat Irjen Didi Haryono, Kamis (29/11/2018).

Masalah judi dindong yang disibak Polda Kalimantan barat semenjak 22-23 November 2018 ini menyebar di sejumlah lokasi, seperti Sambas, Singkawang, Landak, Sintang, serta Bengkayang. Polisi ikut mengambil alih 94 unit mesin dingdong, 8.649 keping koin dingdong, uang tunai Rp 14.229.000, slip setoran bank, serta bon pembayaran.

Menurut polisi, semenjak beroperasi 17 Juli 2018, judi dingdong di sejumlah tempat itu mempunyai omzet seputar Rp 1,3 miliar. Mengenai beberapa terduga yang ditahan dikenai masalah tindak pidana perjudian serta tindak pidana pencucian uang. Polisi ikut selalu lakukan peningkatan untuk mencari aktor lainnya berkaitan dengan praktek judi dingdong itu.

Selain itu, Polda Kalimantan barat ikut lakukan operasi lilin 2018 mendekati Natal serta tahun baru 2019. Dalam operasi ini, polisi membidik untuk memberantas kejahatan jalanan seperti premanisme.

“Satu untuk satu masalah disibak untuk tunjukkan pada penduduk keseriusan kepolisian dalam memberantas premanisme serta penyakit penduduk,” tutur Didi.

“Terdaftar, selama 2018, sudah diselenggarakan operasi Pekat, Operasi Panah, KKYD Tibtor, serta KKYD Premanisme yang sukses membekuk kurang-lebih 1.968 aktor di semua lokasi Polda Kalimantan barat,” sambungnya.

Atas usaha membuat ketertiban di tengahnya penduduk, Ditreskrimum Polda Kalimantan barat mendapatkan penghargaan ‘Promotor Reward’ dari Instansi Strategis Analisis Kepolisian (Lemkapi). Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan menjelaskan penghargaan itu adalah bentuk animo serta motivasi buat kepolisian.

“Sampai kini kami beri banyak penghargaan, terutamanya buat polisi yang berprestasi. Penghargaan ‘Promotor Reward’ ini adalah bentuk motivasi buat polisi supaya selalu kerja dengan profesional serta selalu tingkatkan service publik,” kata Edi.

About admin