Home / berita umum / Kuras Rp 230 Juta dari ATM Temannya, Mahasiswa di Yogya Ditangkap Polisi

Kuras Rp 230 Juta dari ATM Temannya, Mahasiswa di Yogya Ditangkap Polisi

Kuras Rp 230 Juta dari ATM Temannya, Mahasiswa di Yogya Ditangkap Polisi – Seseorang mahasiswa di Yogyakarta, KBS (22) , kuras isi ATM kawan kuliahnya sejumlah Rp 230 juta. Perbuatan pemeran berasal sehabis ia dapat menyiasati polisi kala bikin surat laporan kehilangan kartu ATM serta KTP di Polsek Banguntapan.

” Pemeran lebih dahulu mengambil kartu ATM serta KTP punya korban, KT, kala mereka jalan naik satu mobil. Ia terus bikin laporan kehilangan mengatasnamakan korban, ia fotocopy KTP korban hingga fotonya nampak buram tak jelas. Ia ada ke Polsek Banguntapan bawa juga fotocopy KTP itu menyebutkan kalau KTP serta ATM ia hilang, ia kelabuhi begitu, ” kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, Sleman, Selasa (26/2/2019) .

Perbuatan pemeran dilaksanakan pada 26 Desember 2018. Dengan bekal surat laporan kehilangan dari Polsek, pemeran lantas ada ke Bank Panin Kacab Khusus Yogyakarta buat mengelola buku rekening serta kartu ATM baru. Kemudian pemeran langsung kuras isi ATM temannya itu sejumlah keseluruhan Rp 230 juta.

Oleh pemeran, uang itu disimpan deposito Rp 115 juta atas nama orang tuanya, Rp 40 juta ditransfer terhadap orang tuanya di Sumatera Selatan buat membayar hutang, bekasnya dimanfaatkan buat beli motor trail, telpon seluler serta kemeja.

Selang beberapa hari korban baru paham kartu ATM serta KTP-nya hilang. Ia ikut baru memahami rekeningnya dikuras tiada sepengetahuan dirinya sendiri kala mengelola kartu ATM baru. Saldonya udah menyusut dari banyaknya awal lebih kurang Rp 500 juta. Korban terus melapor ke polisi pada 10 Januari 2019.

Sehabis mengerjakan pengumpulan bukti-bukti, polisi sukses menangkap pemeran di lokasi Banyuwangi pada 19 Februari waktu lalu.

” Hasil penyelidikan dikira ada tindak pidana pemalsuan dokumen serta tanda-tangan, pencurian, sehabis kita studi nyata-nyatanya ada tindak pidana pencucian uang, ” jelas Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo.

” Kita tentulah ikut warning terhadap bank, biar waspada jangan sampai asal-asalan keluarkan kartu ATM baru. Lantaran di perkara ini nyata-nyatanya yg mengelola itu orang-orang, bukan pemilik rekening aslinya, ” ujarnya.

About admin