Home / gosip selebriti / Mengenang Legenda Musik Indonesia

Mengenang Legenda Musik Indonesia

Mengenang Legenda Musik Indonesia  – 11 tahun yang lalu, tepat pada 30 Maret 20007, Chrisye meninggal dunia di kediamannya dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Kepergian Chrisye tidak hanya meninggalkan istrinya, Damayanti Noor, dan empat orang anaknya, namun juga memberikan kehilangan besar bagi para pecinta musik Tanah Air.

Meski belasan tahun telah berlalu, karya-karya Chrisye masih tetap dikenang dan masih seringkali dimainkan dan diputar di mana-mana.

Tidak hanya dikenang, sosok Chrisye juga kerap menjadi inspirasi bagi banyak penyanyi lainnya.

Lahir dengan nama Christian Rahadi 16 September 1949, penyanyi ‘Sabda Alam’ ini mengawali karier bermusiknya dengan menjadi pemain bass dalam band yang ia bentuk bersama sang abang, Joris.

Dari berbagai sumber, pada dekade1960-an, ia menjadi anggota band bernama Sabda Nada yang kemudian berganti nama menjadi Gipsy.

Singkat cerita, Chrisye sempat pergi ke New York untuk bermusik. Sekembalinya ke Indonesia, ia membuat album Guruh Gipsy bersama bandnya dan Guruh Soekarno Putra pada 1976.

Meski masuk ke dunia musik lewat bermain bass, karier bernyanyi solonya mulai dikenal sejak adanya Lomba Cipta Lagu Remaja di radio Prambors pada tahun 1977. Lewat lagu ciptaan James F. Sundah, ‘Lilin-Lilin Kecil’, nama Chrisye pun melambung.

Setelahnya, bersama Yockie Suryo Prayogo sebagai pengarah musik, Chrisye merilis album debutnya, ‘Jurang Pemisah’ (1977). Di tahun yang sama, kembali bersama Yockie dan juga Eros Djarot, ia juga terlibat dalam proyek soundtrack film ‘Badai Pasti Berlalu’.

About admin