Home / berita umum / Polisi Amankan Pria yang Cabuli Seorang ABG di Blitar

Polisi Amankan Pria yang Cabuli Seorang ABG di Blitar

Polisi Amankan Pria yang Cabuli Seorang ABG di Blitar  – Seseorang ABG (13) di Kabupaten Blitar berubah menjadi korban pencabulan seseorang pria yang dikenalnya di jejaring sosial. Pria itu mengakui miliki indra ke enam.

Aktor merupakan M Mohemin Alifi (27) . Perkara ini bermula kala aktor menuturkan kalau korban disertai makhluk halus. Aktor juga menuturkan apabila salah satu trik buat menghilangkan hal tersebut yakni dengan menuruti perintahnya. Nyatanya perintah aktor merupakan mencabuli korban. Sebab ketakutan, korban menuruti semua impian aktor, termasuk juga memberikannya beberapa uang pada penduduk Dusun Gondangrejo, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar itu.

Tidak kuat dengan beban itu, si ABG selanjutnya bercerita soal ini pada orang tuanya. Seketika orang tuanya geram serta memberikan laporan peristiwa ini pada polisi.

” Mengapa korban ikuti semua impian aktor, sebab aktor ngakunya miliki indra ke enam. Aktor menyebutkan ada makhluk halus yang ikuti korban serta mesti di hilangkan. Tekniknya dengan mencabuli korban, ” jelas Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha di Mapolres, Selasa (25/9/2018) .

Aktor juga menuturkan apabila mahkluk halus itu tidak di hilangkan, jadi ini akan juga meneror nyawa orang tuanya. Korban juga menurut disaat disuruh terduga buat kerjakan tindak asusila. Kala itu aktor juga merekam aksi itu di hp korban lantas mengambil hp itu.

” Seterusnya, aktor memeras korban. Senantiasa mengharap uang. Apabila tidak dituruti, dia meneror akan memberikan photo serta video vulgar itu, ” lanjutnya.

Atas laporan orangtua korban, polisi sukses tangkap aktor melalui langkah ikuti korban kala janji bersua dengan aktor buat memberikannya uang.

Aktor diamankan di halaman masjid lokasi Kecamatan Sutojayan. Kala itu, polisi juga mengamankan empat buah hp punya korban dan uang tunai sebesar Rp 120 ribu.

Terduga digunakan clausal 369 terkait pemerasan dengan ancaman hukuman dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

” Kami memohon media turut mempublikasikan parasnya, sebab tidak tutup peluang, korbannya tidak cuma satu ini saja, ” pungkas Kapolres.

About admin