Home / indonesia / Pemberian Obat Hukuman Kebiri

Pemberian Obat Hukuman Kebiri

Kebiri kimiawi direncanakan bakal menjadi hukuman tambahan untuk para pelaku kejahatan seksual yang dilakukan pada anak. Kebiri kimiawi yang disebutkan yakni dengan member obat antitestoteron maupun antiandrogen.

Obat itu bakal mencegah terjadinya produksi testoteron sehingga keinginan dalam melakukan seks menurun. Akan tetapi, dokter spesialis andrologi Wimpie Pangkahilaberpendapat bahwa hukuman kebiri tak efektif untuk menyebabkan dampak jera untuk pelaku.

Sangat penting untuk diketahui, keinginan seksual pun tak hanya dipengaruhi oleh kandungan testoteron. “keinginan seksual juga dipengaruhi oleh situasi kesehatan dengan menyeluruh, psikis, serta berpengalaman dalam seksual sebelumnya. Apabila pengalaman seksual baik maka bakal melekat pada otak,” jelas Wimpie kantor Ikatan Dokter Indonesia pada hari Kamis kemarin.

Wimpie mengutarakan bahwa apabila dengan memberikan obat antitestoteron dihentikan maka pelaku kejahatan seksual dapat kembali mempunyai keinginan seksual kembali. Danardi Sosrosumihardjo menambahkan, perlakukan kejahatan seksual kepada anak biasanya dilakukan oleh paedofil maupun orang yang mempunyai preferensi seksual yang mengalami penyimpangan. Padeofil mempunyai ketertarikan seksual kepada anak-anak. Ada pula seseorang akan jadi paedofil sebab tak mampu melampiaskan keinginan seksual pada pasangannya. Nah, dorongan seksual yang dilakoni oleh paedofil pun tidak hanya ditimbulkan oleh kandungan testoteron.

About admin